April 14, 2013

Analisis Transaksional


Nama   : Nurulia Septyarini Fazria
Npm    : 18510910
Kelas   : 3PA01
Matakuliah : Psikoterapi


Analisis Transaksional

Analisis Transaksional menurut Eric Berne adalah suatu pendekatan untuk mensistematisasi, menganalisis dan mengubah saling pengaruh diantara manusia, yang menekankan interaksi keduanya (antara diri dan manusia lain) dan kesadaran internal (regulasi diri dan ekspresi diri). Tinjauan teoritik tentang analisis transaksional dikaitkan dengan suatu pendekatan yang mengaitkan internal (intrapsikis) dengan interpersonal dan relasional. Makna analisis transaksional adalah untuk memperkaya kemampuan-kemampuan menghadapi (coping) dan mengatur (regulatory) situasi yang paling dalam dan interaksi kehidupan nyata.

Analisis transaksional dibagi kedalam kategori sebagai berikut:
1.  Keadaan ego (ego states)
Realitas ego yang benar-benar dialami oleh seseorang secara mental dan fisik pada waktu tertentu
2.  Transaksi (transactions)
Suatu transaksi yang terdiri atas satu stimulus tunggal dan satu respon tunggal, verbal dan non verbal merupakan unit dari tindakan sosial.
3.  Permainan dan drama segitiga (games and the drama triangle)
Suatu urutan transaksi tersembunyi yang berlangsung melalui tahap-tahap yang didefinisikan dengan baik hingga suatu dampak yang dapat diramalkan.
4.  Naskah (scripts)
Konsep tentang matriks naskah, membantu melihat bagaimana keputusan-keputusan (pesan-pesan negatif) disampaikan kepada keadaan ego anak.  
5.  Gerakan dan lakon cerita (strokes and scriptwork)
6.  Posisi kehidupan (life positions)
7.  Perintah dan keputusan ulang naskah (script injunctions and redecision)

Gagasan penyembuhan analisis transaksional:
1.  Pengendalian sosial
     Dengan cara memperoleh penguasaan atas perilaku-perilaku disfungsional
2.  Penyembuhan gejala
3.  Penyembuhan transferensi
4.  Penyembuhan naskah

Terapis analisis transaksional telah membagi penyembuhan kedalam penyembuhan sosial dan psikologis, yang menggunakan alat-alat untuk bekerja dalam berbagai bidang praktik, diantaranya:
1.  Terapi pasangan
2.  Terapi kelompok kecil
3.  Terapi keluarga
4.  Ruang kerja dan perkembangan organisasi

Tahap analisis transaksional cocok digunakan dalam pertemuan sosial yang disebut transaksional, yaitu pertemuan dua atau lebih individu. Orang pertama menciptakan stimulasi transaksional, orang kedua menghasilkan respon transaksional.

Daftar pustaka:
Gilbert, J & Albert, A. (2007). Buku pintar pekerja sosial. Jakarta: BPK Gunung Mulia
Naisaban, L. (2004). Para psikolog terkemuka dunia: riwayat hidp, pokok pikiran, dan karya. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia


No comments: